Penyakit jantung merupakan pembunuh terbesar di dunia sekitar 30% lebih meninggal akibat penyakit ini. kondisi inipun tidak jauh dari kondisi di negara indonesia, penyakit jantung juga merupakan penyakit penyumbang terbesar dalam kasus kematian. kebanyakan kasus penderita jantung tidak menyadari kondisi jantungya yang tidak sehat, sehingga kondisi ini menyebabkan telatnya dalam perawatan atau rekondisi kesehatan jantung.
Kolosterol merupakan penyumbang penyebab sakit jantung walaupun dalam hal ini kita mengenal kolesterol dalam dua jenis secara umum kita kenal dengan istilah kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol yang baik (HDL) fungsi dari kedua kolesterol tersebut sangat berlawanan atau berbeda dalam menjaga kondisi kesehatan fisik. kolesterol yang baik berfungsi untuk membantu menghilangkan timbunan lemak dari aliran darah sehingga mensehatkan jantung dan aliran darah. sedangkan kolesterol jahat mempunyai fungsi yang berlawanan yaitu menimbun lemak dalam aliran darah, sehingga terjadilah penyumbatan dalam alirah darah terutama dalam jantung, bisa berakibat jadi stroke dan penyakit jantung lainnya. Secara alami kolesterol jahat di seimbangkan dengan sel darah putih dalam aliran darah yang menyebabkan peradangan dan penyumbatan yang disebabkan oleh kolesterol.
Akibat kolesterol jahat juga akan mengkikis kondisi kekebalan tubuh penderita, sehingga akan berakibat patal untuk kondisi kebugaran tubuh terhadap serangan penyakit-penyakit yang lain yang datang dan menyerang dalam tubuh kita. sehingga kondisi kolesterol jahat dalam tubuh kita harus senantiasa di kontrol dalam keseharian hidup kita yang berguna untuk memperpanjang hidup dan meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan. kalo kondisi ini dibiarkan minimal akan terjadi kondisi kelebihan berat tubuh dengan kata lain obesitas, sedangkan peningkatan kelebihan berat pada atau obesitas ini dari tahun ketahun kasusnya semakin meningkatkan bahkan sudah banyak menjangkit dari sejak anak-anak. apalagi dengan kondisi pola kerja yang hampir malam, sehingga merubah jadwal makan malam akan lebih sering dan makanan-makanan cepat saji yang banyak mengandung lemak tidak sehat.
Kelor dan Kolesterol
Sebuah studi yang diterbitkan
dalam Journal of Ethnopharmacology pada tahun
2000 menunjukkan bahwa
penurunan yang signifikan dalam
kadar kolesterol jahat pada tikus di
laboratorium, terjadi saat serbuk
Kelor ditambahkan kedalam
makanan normal mereka seharihari. Percobaan ini
memperbandingkan dampak pada tikus yang diberi diet tinggi lemak serta diet
standar, hasilnya menunjukan pemberian daun Kelor berdampak sangat nyata pada
menurunya kadar kolesterol secara keseluruhan.
Hasil Uji Coba the Lipid Research Clinics Primary Prevention yang diterbitkan pada
1984, menunjukkan bahwa pengurangan secara keseluruhan kadar kolesterol dalam
darah memiliki efek langsung dan terukur pada jumlah kasus baru dari penyakit
jantung dan angina. Dalam istilah awam, mengurangi kolesterol juga mengurangi
kemungkinan penyakit jantung yang serius. Bahkan, mengurangi kadar kolesterol
jahat sebesar 25% dapat menghasilkan pengurangan tingkat serangan jantung, stroke
dan kolesterol lainnya yang berhubungan dengan penyakit sebanyak 50%.
Jadi terbukti secara ilmiah bubuk kelor bisa membantu anda dalam rekondisi kesehatan jantung akibat penyumbatan pembuluh darah yang disebabkan adanya penumpukan kolesterol yang jahat. selain itu juga bubuk kelor menjaga stamina dan kebugaran kondisi anda yang setiap hari melakukan aktivitas-aktivitas yang melelahkan dalam melakukan pekerjaan di luar maupun didalam kantor.
Anda berminat untuk mengkonsumsi bubuk kelor silahkan hubungi:
WA / Telegram : 0818 0212 2030

Tidak ada komentar:
Posting Komentar